Showing posts with label Sanghadana. Show all posts
Showing posts with label Sanghadana. Show all posts

Friday, 20 July 2018

VASSA SANGHA MONASTIK KCI DI PUSDIKLAT

*DUKUNG!* 
*VASSA SANGHA MONASTIK KCI DI PUSDIKLAT*


VASSA* akan dimulai 28 Juli 2018. 

*Sangha Monastik KCI akan melaksanakan tradisi suci berdiam di sebuah lokasi sambil melakukan kebajikan. 

Ayo semuanya.... Bersama kita dukung ibadah Vassa. 

Dukungan dapat diwujudkan dengan cara:

1. Bangkitkan *keyakinan* kepada komunitas bajik Ratna Sangha

2. *Bersukacita* dengan kebajikan para samana, mereka yang telah beraspirasi untuk mengikuti jejak Buddha. 

3. *Berdana* pada waktunya kepada Ladang Kebajikan yang subur. 

*******

Tersedia 4 pilihan Paket Dana:

*Jinaputra 1* 
Rp 250.008
*Jinaputra 2*
Rp 1.000.008
*Jinaputra 3*
Rp 2.500.008
*Jinaputra 4*
Rp 5.000.008

Dapatkan suvenir:

Jinaputra 1
*_Bendera doa_*
Jinaputra 2
*_Blessing bracelet_*
Jinaputra 3 
*_Foto eksklusif landmark Pusdiklat_*
Jinaputra 4 
*_Liontin bija aksara (tersedia pilihan HUNG, HRIH, TAM)_*
*_Seluruh suvenir akan didoakan dan diblessing_

Transfer dana:
*Bank Central Asia*
*5170882999*
*An. Yayasan Wilwatikta Sriphala Nusantara*

Konfirmasi transfer:
081221098485 (Jiji)

Demikian informasi bajik ini disampaikan.

Sarva Mangalam,
*Kadam Choeling Indonesia*
*Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya*
_Vassa Monastik 2018_


Monday, 7 August 2017

[MENARIK BERKAH DARI LADANG KEBAJIKAN - VASSA PERDANA DI PUSDIKLAT JINA PUTRA TUSHITAVIJAYA]

[MENARIK BERKAH DARI LADANG KEBAJIKAN - VASSA PERDANA DI PUSDIKLAT JINA PUTRA TUSHITAVIJAYA]



“Sangha adalah pewaris saya dan saya menitipkan ajaran Dharma ini kepada Sangha" ~ Buddha

Saat ini di dunia, Sangha adalah representasi Buddha dan selain itu Sangha juga memiliki peran penting untuk menjaga kelestarian Dharma. 

Tanpa Sangha yang melestarikan dan mentransmisikan mindstream realisasi, maka Dharma hanya akan tinggal menjadi ajaran tekstual kosong di dalam buku-buku. Keutuhan Tiga Permata adalah sangat bergantung pada eksistensi Sangha.

Selanjutnya, yang menunjukkan apakah ajaran Buddha masih ada atau tidak di dunia ini juga adalah moralitas, sila-sila pratimoksha. 

Dharma baru dapat dikatakan ada dan belum merosot apabila aktivitas Vinaya juga masih ada dan dijalankan dengan sempurna.  Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Buddha di dalam Pratimoksha Sutra bahwa, “Ketika Saya tidak ada, maka moralitas lah yang akan menjadi Buddha untukmu.” 

Hingga saat ini, sistem monastik Sangha telah mampu bertahan selama kurang lebih 2,500 tahun, jauh lebih lama daripada Kerajaan Romawi, Kerajaan Cina maupun Kerajaan Inggris, dan ini semua dilakukan tanpa menggunakan kekuatan senjata maupun finansial, namun hanya mengandalkan kebajikan dan kebijaksanaan saja. 

Namun tidak ada yang dapat menjamin berapa lama ke depan sistem ini akan dapat tetap bertahan dan memberikan kontribusi penting bagi kehidupan manusia. Sangha dikatakan memiliki kontribusi penting bagi kehidupan manusia (dan sebenarnya bahkan seluruh makhluk hidup) karena sumber penderitaan makhluk hidup bukanlah berasal dari luar namun justru dari dalam dan yang dapat menyembuhkannya adalah Dharma ajaran Buddha. Oleh karena itu, kebahagiaan makhluk hidup adalah bergantung kepada ada atau tidaknya Dharma dan ini sangatlah bergantung kepada Sangha, kepada Vinaya dan kepada silsilah ordinasi. 

Diibaratkan sebagai sebuah mata air, dari mana berjuta-juta penduduk kota menerima air yang dibutuhkannya, seperti demikianlah Sangha merupakan muara, dari mana ajaran Buddha akan menyebar.




****************

“Adalah lebih baik seseorang menelan gumpalan besi merah membara bagaikan api, daripada memakan dana makanan yang dipersembahkan orang, jika orang tersebut tidak memiliki moralitas (sila) dan tidak terkendali batin, ucapan dan tindakannya." ~ Dhammapada 308

Sangha Monastik Kadam Choeling Indonesia, pada hari yang penuh berkah ini, 7 Agustus 2017, memasuki hari pertama Vassa Perdana mereka di Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya. 

Semenjak terbentuk di 2010, Sangha Monastik Kadam Choeling Indonesia, belum pernah sekalipun melakukan vassa mereka di Indonesia dikarenakan keterbatasan tempat, sehingga mereka biasanya melakukannya di India. 

Meskipun tempat yang tersedia masih sangat sederhana, Aula Avalokitesvara masih setengah rampung dan dengan persembahan makanan yang sederhana dari para umat perumah tangga, akhirnya sebuah tonggak sejarah Buddhadharma kembali ditegakkan di bumi Nusantara ini. 

Tonggak sejarah bahwasanya, silsilah otentik Nusantara, Silsilah Emas Guru Suwarnadwipa dari Swirijaya, berhasil dihidupkan dan disambungkan kembali ke bumi Nusantara ini. Institusi kebiksuan yang mewakili silsilah ini pun bisa kembali hidup dan beraktivitas secara komplit di Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya, Malang Jawa Timur.

Mari turut bermudita dan turut mendukung aktivitas positif di Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya.

Cara berkontribusi:
Transfer ke
BANK CENTRAL ASIA NO. 5170882999
A.N. YAYASAN WILWATIKTA SRIPHALA NUSANTARA

Konfirmasi setelah transfer:
Call Center Kadam Choeling Indonesia 
(+62815 7321 0000)

Pilihan jumlah donasi:
1. Jina Putra 1 : Rp 250.000
2. Jina Putra 2 : Rp 1.000.000
3. Jina Putra 3 : Rp 2.500.000

Dana akan digunakan untuk berbagai aktivitas bajik, yaitu khususnya:
Menutupi biaya vassa Sangha Monastik KCi di Pusdiklat selama 45 hari, termasuk: transport, dana makan, offering, puja, retret yidam dan agnihotra.

Dan kelebihan dana untuk selanjutnya juga akan dialokasikan dalam berbagai aktivitas yang tidak kalah bajiknya yaitu sebagai berikut:
- Pembangunan fasilitas pendukung hidup para Sangha Monastik maupun infrastruktur lainnya di dalam kompleks Pusdiklat;
- Program Studi Penerjemah (Lotsawa) untuk membantu program pendidikan Sangha dan penerjemahan buku;
- Program Manajemen Alur Hidup yang antara lain bertugas untuk membantu kesejahteraan hidup para biksu Sangha. 

Sebagai tanda apresiasi, para Donatur yang bermurah hati akan mendapatkan Blessing Bracelet (untuk donatur Jina Putra 1 dan 2) dan patung tsatsa Sang Raja Dharma Je Tsongkhapa Yang Mulia (untuk donatur Jina Putra 3), yang mana akan didoakan oleh para biksu Sangha selama 45 hari masa vassa mereka.

Karena pikiran adalah pelopor dan motivasi adalah yang paling penting, maka tentu saja aktivitas berdana akan jauh lebih bermanfaat apabila didasari oleh pikiran bajik dan motivasi serta aspirasi yang mulia yaitu untuk pencapaian Kebuddhaan demi menolong semua makhluk. 

Dan dukungan juga tentu saja pula tidak semata-mata dapat diberikan dalam bentuk materi saja, doa dan dedikasi juga akan sangat membantu dalam menjaga keberlangsungan Triratna di dalam hidup kita yang terombang ambing oleh samudera samsara ini.

Sarva manggalam,
Panitia Pembangunan Pusdiklat
www.facebook.com/kcimonastery

Sunday, 22 January 2017

DANA PARAMI KUTI

*MENGAWALI TAHUN 2017 DENGAN MENANAM KEBAJIKAN*

Namo Buddhaya...

_“Kammassakomhi, kamma-dayado, kamma-yoni, kamma-bandhu, kamma-patisarano. Yam kammam karissami, kalyanam va papakam va, tassa dayado bhavissami-ti.”_

_“Aku adalah pemilik karmaku sendiri, mewarisi karmaku sendiri, lahir dari karmaku sendiri, berhubungan dengan karmaku sendiri dan berlindung pada karmaku sendiri. Apapun yang kulakukan, baik maupun buruk, aku akan mewarisinya.”_

_- Upajjhatthana Sutta (AN 5.57) –_



Mari awali tahun baru dengan menanam kebajikan DANA PARAMI sehingga *karma baik pun melindungi kita sepanjang tahun ini*. 

Membangun KUTI untuk tempat tinggal GURU & BIKSU SANGHA di _Biara Pusat Belajar dan Praktik Para Calon Penakluk Tushita_, yang berlokasi di Kab. Malang, Jawa Timur. 

Desain:
Kombinasi Rumah Joglo Jawa dan Rumah Panggung Tradisional



Budget:

*Rumah Joglo*
Ukuran: +/- 100 m2
Jumlah: 1 unit
Biaya: Rp 456 juta

*Rumah Panggung*
Ukuran: +/- 78 m2 / unit
Kapasitas: 8 orang / unit
Jumlah: 4 unit
Biaya: Rp 704 juta

*Infrastruktur*
(Listrik, air, MCK, jalan, dll)
Biaya: Rp 656 juta

*Total dana yang dibutuhkan: +/- Rp 1.8 milyar*

Cara berdana:
Transfer ke
Rek BCA No. 5170882999
An. Yayasan Wilwatikta Sriphala Nusantara

Setelah transfer, mohon konfirmasi ke:
Johnson Khuo (+62 852 2022 8748)
Ida Fitri (+62 811 1984 588)

Format konfirmasi:
KUTI/Jumlah Dana/Nama Donatur/Bank Transfer/Tgl Transfer

_Mohon tambahkan angka 8 di belakang jumlah dana atau tuliskan keterangan *Dana Parami Kuti*_

Pesan ini dapat diteruskan kepada semua yang membutuhkan sehingga kesempatan menanam kebajikan ini dapat bermanfaat bagi sebanyak mingkina saudara-saudara se-Dharma. 

Terima kasih atas bantuannya telah ikut menyebarkan pesan ini.

Semoga kebajikan DANA PARAMI KUTI ini dapat menyebabkan terpenuhinya semua harapan dan keinginan kita di tahun ini serta juga menjadi sebab-sebab bagi pencapaian Kebuddhaan kita semua.

Sabbe satta bhavantu sukhitata, semoga semua makhluk hidup berbahagia.

Salam metta,
Panitia Pembangunan Biara
www.kadamchoeling.or.id 
www.facebook.com/kcimonastery 

=========

_"Diibaratkan sebagai sebuah mata air, dari mana berjuta-juta penduduk kota menerima air yang dibutuhkannya, seperti demikianlah Sangha merupakan muara, dari mana ajaran Buddha akan menyebar."_







_"Kebajikan yang dihasilkan dari membangun bangunan suci akan terus bermanfaat hingga sebanyak-banyaknya kita terlahir kembali di kehidupan mendatang, selama bangunan tersebut juga terus berdiri dan memberikan banyak manfaat kepada banyak makhluk."_

Monday, 17 October 2016

Sangha Dana, 5 November 2016 (Kathina 2560 B.E./2016) ; DHAMMA IS MY WAY


CETIYA DHARMA GRAHA CHANDRA NAYA


DHAMMA IS MY WAY

Dihadiri oleh: Y. M.  Bhikhu Bhadraruci Sthavira,  beserta anggota Sangha KCI

Guest Star: Irvyn Wongso


Sabtu,  5 November 2016
09.00 -  Selesai
Aula SD CANDRA NAYA

Contact Person:
Vitashya (081286277883)
Michael (081287270762)
Kezya (085883553435)





Kathina 2560 BE - Bogor, Minggu, 23 Oktober 2016 (Vihara Buddhasena)


Kathina 2560 BE, 
INDAHNYA MEMBERI SEBAGAI BERKAH KEHARMONISAN




PERAYAAN KATHINA DI VIHARA BUDHASENA BOGOR

Minggu, 23 Oktober 2016
Pukul 09.00 wib
Baktisala Vihara Buddhasena
Dibimbing oleh Bhiku Sangha
Info Pemesanan Paket Sanghadana : Lala:08988592018




Perayaan Kathina 

INFO LINKS